Instruksi Presiden No.3 2013

pada tanggal 13 Februari 2013 Presiden RI mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No.3 tahun 2013 tentang Percepatan Peningkatan Nilai Tambah Mineral Melalui Pengolahan dan Pemurnian di Dalam Negeri.

Semoga dengan terbitnya Inpres ini, pemanfaatan sumber daya mineral dalam negeri untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia dapat segera tercapai. dan semoga seluruh metallurgist di Indonesia dapat berkontribusi maksimal dalam pelaksanakan inpres ini.

Isi lengkap dari Inpres dapat dilihat pada link ini

Mau Berantas Korupsi?? Ganti Kata Komisi!!

kemarin malam, setelah pengajian di masjid rumah yang dihadiri Pa Lurah, para ketua RT dan pejabat RW beberapa peserta pengajian beranjak dari ruang utama masjid ke ruangan sekretariat RW. obrolan ringan seputar kehidupan pun mulai digulirkan.. mulai dari membahas raja emas dari Ambon, tentang bupati Trenggarong yang ternyata adalah aktris film yang sempat menggegerkan Bandung, penggunaan ahli hisap untuk sebutan orang yang suka merokok dan dewan suro (dekat kawan yang suka nawarin rokok) untuk orang yang merokok nya klo ditawarin doang. biaya blocking di beberapa acara stasium TV yang biasa dimanfaatkan oleh tokoh politik/masyarakat untuk menarik simpati/memperbaiki citra, sampai pada peran pemerintah dalam menentukan awal bulan puasa.

tapi ada satu bahasan yang akhirnya mendorong tulisan ini untuk dibuat adalah topik kenapa di Indonesia banyak korupsinya. tulisan ringan ini berisikan sudut pandang sederhana dari sekumpulan warga mengenai fenomena korupsi di negeri Indonesia.

—————————————————————————————————-

obrolan diawali dengan percakapan yang kurang lebih :

“Aneh ya, itu kenapa yang pinter2 pada tukang korupsi semua?”. kata seorang warga

kemudian salah seorang ketua RT menjawab
“Ga aneh Pa, emang gitu orang pinter. orang pinter itu suka pura2 bodo biar ada peluang yang bisa di dapet. ga mungkin Pa klo dia tau ga ada peluang terus pura2 bodo”.
“sebenernya gampang klo pengen berantas korupsi, ganti itu nama komisi di DPR.. belum apa2 denger nya DPR Komisi I, DPR komisi II, DPR komisi III.. yang pantes aja klo orang DPR yang kebayangnya itu komisi dan komisi terus di awal. pake nama komisi sih!”

warga yang lain ikut menanggapi “parah lagi teh, komisi-komisina teh loba, ti pusat nepi kota/kabupaten, can deui provinsi na

dalam hati “bener juga nih ketua RT”,
saya pun ikut menanggapi “klo KPK juga perlu diganti dong Pa? KPK juga pake komisi di awalnya.”

Pak RT melanjutkan “iya itu juga.. harus diganti klo masih pake nama komisi di depannya..ya inget mulu sama komisi.”

saya pun menanggapi “iya yah, Komisi Pemberantasan Korupsi. komisi lagi aja yang dipake, pantes aja ga beres2 nanganin korupsi..haha..”

—————————————————————————————————-

*itu pandangan saya..punya cerita lagi kenapa di Indonesia banyak korupsi? :)

Tentang MWA Wakil Mahsiswa (MWA WM) ITB

tulisan ini ditulis dilatar belakangi dari pertanyaan tentang hal apa yang harus dipertimbangkan kemahasiswaan tentang hal MWA WM ITB yang keberlanjutan nya akan diputuskan dalam waktu dekat

 

Menurut sejarah yang saya ketahui, Majelis Wali Amanat secara resmi bergerak mulai 2001 menjadi bagian dari organisasi ITB berdasarkan PP No. 155 tahun 2000.. Menurut pengertian di web resmi ITB : Majelis Wali Amanat adalah organ tertinggi institut yang mewakili kepentingan pemerintah dan masyarakat, yang bertanggung jawab kepada Menteri dan mengemban tanggung jawab memberdayakan institut dalam menjalankan misi dan mewujudkan visinya. Majelis Wali Amanat menentukan mekanisme untuk melaksanakan tanggung jawab yang dimikinya dan membentuk satuan usaha komersial dan satuan usaha lainnya yang dipandang perlu.

 

Anggota MWA ITB menurut Pasal 25 ayat (1) Keanggotaan biasa terdiri dari:a. 1 (satu) orang mewakili Menteri;b. 1 (satu) orang mewakili daerah propinsi;c. Rektor mewakili Pimpinan institut;d. 6 (enam) orang mewakili Senat Akademik;e. 1 (satu) orang mewakili mahasiswa;f. 1 (satu) orang mewakili alumni;g. 1 (satu) orang mewakili pegawai non-akademik;h. 8 (delapan) orang mewakili anggota masyarakat. (2) Anggota Majelis Wali Amanat yang mewakili Menteriada kurang lebih belasan orang, pastinya lupa (g sempet ngecek karena ngejar waktu), dan salah satunya dari wakil mahasiswa.

 

Sejak PP ini hadir KM ITB telah menyesuaikan diri dengan ikut terlibat aktif di MWA dengan mengirimkan wakilnya menjadi wakil mahasiswa (s1,s2,s3) di MWA. dan jabatan ini dulu di rangkap langsung oleh presiden KM ITB terpilih. pada tahun 2007-2008 kongres mulai memberi perhatian lebih mengenai peran mahasiswa di MWA ini. dan hasil dari pembahasan kongres saat itu mengusulkan untuk memisahkan peran MWA wakil mahasiswa dengan peran presiden ITB. sehingga mulai terhitung tahun 2008 pemilu di KM ITB yang persertanya merupakan perseorangan (calon presiden) menjadi ganda/dwi tunggal (calon presiden dan calon MWA WM) saat itu Shana-Bagus menjadi pemenang pemilu sistem calon ganda ini.

 

Di Desember 2008 UU BHP disahkan mengganti UU BHMN sehingga struktur organisasi ITB otomatis akan berubah mengikuti aturan terbaru, singkat nya tidak akan ada lagi MWA WM.. walau pun UU 2008 sudah disahkan tapi ITB secara resmi menjadi ITB BHP pada Maret 2010 dengan membawa catatan bahwa MWA akan ada sampai 2011 karena untuk transisi. pemilu sistem pasangan pun masih ada sampai 2010. dan harusnya Syakur EL’06 (MWA terpilih untuk periode 2010-2011) menjadi MWA WM terakhir. Namun di akhir Maret (31/3/2010) UU BHP dimentahkan oleh MK. hal ini mengakibatkan sempat terjadi simpang siur informasi tentang bentuk dari ITB apakah BHMN atau PTN saat itu.

 

sehingga dimusyawarahkan lah oleh kongres dan tim MWA WM1011 tentang isu ini dan hasilnya KM ITB tetap mengirimkan MWA WM untuk 2011-2012 namun dengan mekanisme bukan pemilu (ini juga ga tau detil, ga semepet nyari gara2 kejar tayang). akhirnya keluarlah nama Syarif Rousyan Fikri EL’07 untuk menjadi MWA WM sampai saat ini yang sudah lulus menjadi sarjana beberapa saat yang lalu. sehingga pembahasan mengenai kelanjutan MWA WM di KM ITB kembali dibahas.

 

klo secara singkat (by time) ini kronologinya :

 

2000 : PP 155 ITB BHMN

2001 : MWA ITB pertama

2001-2007 : Presiden merangkap MWA WM

2008 : UU BHP disahkan

2008-april 2011 : MWA WM dipisahkan dari Presiden dengan pemilu

akhir maret 2010 : UU BHP dimentahkan MK

april 2011-april 2012 : MWA WM dipisahkan dari Presiden dengan cara lain (penunjukkan/rekomendasi??*)

april 2012 – ~ : ?? sedang dibahas kongres 1112

 

nah itulah sedikit gambaran mengenai MWA WM.. klo ada yang berkenan mengkoreksi dan menambahkan sangat dinanti.

 

dan sekarang masuk ke pandangan pribadi mengenai MWA WM :

1. MWA WM itu bertanggung jawab kepada Mendiknas jadi imho yang berkepentingan disini adalah pemerintah

2. jadi yang harusnya yang berkewajiban memastikan adanya anggota MWA adalah pemerintah itu sendiri. atau jika sudah ada aturan tentang pengalihan wewenang ke MWA ITB aktif ya ketua MWA ITB yang mencari anggota MWA.

3. MWA wakil mahasiswa itu mencakup s1,s2 dan s3. sedangkan KM ITB hanya mecakup s1

4 sesuai pasal 25 ayat (6) syarat MWA WM adalah : Anggota Majelis Wali Amanat yang mewakili unsur mahasiswa harus mempunyai integritas dan prestasi akademik yang baik, dan dipilih berdasarkan mekanisme yang berlaku di antara mereka; (7) Anggota Majelis Wali Amanat, kecuali yang mewakili unsur mahasiswa, diangkat untuk masa jabatan 5 (lima) tahun, dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan;

5. jadi kalau pun temen2 mahasiswa bersepakat untuk ga ikut mekanisme yang saat ini di ad/art km itb juga ga apa2. ITB hanya pengen ada MWA WM dan itu ga perlu s1.

6. jadi misal klo mau dilimpahkan ke mahasiswa s2 dan s3 yang dikira lebih oke sih ga apa dengan mekanisme apapun, klo mau contoh misal tahun ini mahasiswa melimphakan penunjukkan MWA WM ke rektor atau LK ya ga masalah.

7. klo yang keputusan terbaik yang mana? yah diskusi aja baek2.. toh tugas kalian utama nya belajar :D

 

mohon maaf jika ada salah dan kurang berkenan..sangat dinantikan koreksi dan tambahan informasinya.

 

Bandung, 3 April 2012

@fikrimet05

 

beberapa sumber :

1.  http://wrks.itb.ac.id/app/images/stories/pp155_2000.pdf

2. http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita/10/04/07/109785-bambang-sudibyo-bhmn-masih-ada-meski-uu-bhp-dibatalkan

3. http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=242&Itemid=13

4. http://news.detik.com/read/2010/03/31/135515/1329446/10/bertentangan-dengan-konstitusi-uu-bhp-dibatalkan-mk

5. http://wrks.itb.ac.id/app/images/files_produk_hukum/uu_bhp.pdf

6. http://mgb.itb.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=58&Itemid=47

7. http://km.itb.ac.id/site/?p=136

8. http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=972:itb-menjadi-bhp-pada-maret-2010&catid=69:berita-terkait&Itemid=196

Syarat Lulus Sarjana Per 27 Jan ’12

sumber : http://dikti.go.id/attachments/article/2670/Surat%20Publikasi%20Karya%20Ilmiah.pdf

….mungkin bisa dibilang tantangan buat para mahasiswa yang mau lulus pasca Agustus 2012.. tapi makin berat aja rasanya buat lulus s1 doang..yang kebayang sebenernya bukan mahasiswa yang ngerjain makalah, tapi dosen2 yang bimbing buat itu makalah menjadi jadi..semoga para dosen bisa “menyikapi” baik peraturan ini..terutama buat seluruh mahasiswa dan dosen s1 : yang ikhlas ya..:D…

About “Why”

From Merovingian Matrix Reloaded Transcript :

Merovingian: Aha, here he is at last. Neo, the One himself, right? And the legendary Morpheus. And Trinity of course, si belle qu’elle me fait souffrir. I have heard so much, you honour me. Please, sit, join us. This is my wife, Persephone. Something to eat? Drink? Hmm… of course, such things are contrivances like so much here. For the sake of appearances.

Neo: No, thank you.

Merovingian: Yes, of course, who has time? Who has time? But then if we do not ever take time, how can we ever have time? Chiteau Haut-Brion 1959, magnificent wine, I love French wine, like I love the French language. I have sampled every language, French is my favourite – fantastic language, especially to curse with. Nom de Dieu de putain de bordel de merde de saloperies de connards d’enculis de ta mire. You see, it’s like wiping your ass with silk, I love it.

Morpheus: You know why we are here.

Merovingian: Hmph… I am a trafficker of information, I know everything I can. The question is, do you know why you are here?

Morpheus: We are looking for the Keymaker.

Merovingian: Oh yes, it is true. The Keymaker, of course. But this is not a reason, this is not a `why.’ The Keymaker himself, his very nature, is means, it is not an end, and so, to look for him is to be looking for a means to do… what?

Neo: You know the answer to that question.

Merovingian: But do you? You think you do but you do not. You are here because you were sent here, you were told to come here and you obeyed. [Laughs] It is, of course, the way of all things. You see, there is only one constant, one universal, it is the only real truth: causality. Action. Reaction. Cause and effect.

Morpheus: Everything begins with choice.

Merovingian: No. Wrong. Choice is an illusion, created between those with power, and those without. Look there, at that woman. My God, just look at her. Affecting everyone around her, so obvious, so bourgeois, so boring. But wait… Watch – you see, I have sent her dessert, a very special dessert. I wrote it myself. It starts so simply, each line of the program creating a new effect, just like poetry. First, a rush… heat… her heart flutters. You can see it, Neo, yes? She does not understand why – is it the wine? No. What is it then, what is the reason? And soon it does not matter, soon the why and the reason are gone, and all that matters is the feeling itself. This is the nature of the universe. We struggle against it, we fight to deny it, but it is of course pretense, it is a lie. Beneath our poised appearance, the truth is we are completely out of control. Causality. There is no escape from it, we are forever slaves to it. Our only hope, our only peace is to understand it, to understand the `why.’ `Why’ is what separates us from them, you from me. `Why’ is the only real social power, without it you are powerless. And this is how you come to me, without `why,’ without power. Another link in the chain. But fear not, since I have seen how good you are at following orders, I will tell you what to do next. Run back, and give the fortune teller this message: Her time is almost up. Now I have some real business to do, I will say adieu and goodbye.

Neo: This isn’t over.

Merovingian: Oh yes, it is. The Keymaker is mine and I see no reason why I should give him up. No reason at all.

 

—–

“Why” = “Mengapa”

satu kata yang membedakan satu orang dengan yang lainnya.. meski apa yang dilakukan sama dengan orang lain..

satu kata yang menentukan tingkat pemahaman dan loyalitas seseorang..

satu kata penentu hasil akhir dari sebuah keputusan yang diambil seseorang

mengapa adalah satu kata yang sangat penting

—–

bandung, 091111

salam,

fikrimet05

Jump!!!